Langsung ke konten utama

Explore Jakarta: Museum Fatahillah


Destinasi gue selanjutnya adalah museum fatahillah. Museum ini tidak jauh dari museum seni rupa dan keramik. Museum ini terletak di Jalan Taman Fatahillah No.1, Pinangsia, Tamansari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110. Museum ini adalah museum favoritnya warga Jakarta karena, hampir setiap hari selalu ada pengunjung dan setiap hari libur museum ini selalu penuh dengan pengunjung. Penasaran kan ngapain aja gue disana?? Ini dia foto-fotonya...



For your info, Museum ini baru selesai di renovasi lohh. Tampilannya jadi menarik dan lebih tertata. Saat akan masuk museum ini, kita disambut dengan petugas dengan ramah..  dan yang menariknya lagi, sekarang ada pembatas untuk memisahkan orang yang masuk dengan orang yang keluar.  Dan ada jalurnya juga jadi kita  nggak akan bertabrakan dan jadi lebih teratur untuk menikmati tempat-tempat di museum ini. Oh iya, untuk masuk ke museum ini kalian hanya perlu merogoh kocek sebesar  5000/org untuk dewasa, 3000/org untuk mahasiswa,  2000/org untuk pelajar, dan gratis untuk balita. Gimana?? Murah kan??  Museum ini buka setiap hari Selasa – Minggu pukul 08:00 - 17:00 WIB.  Sementara hari Senin, Hari Raya dan Libur Nasional museum tutup. 


Jadi, tunggu apa lagi? Ayo Ke Museum!


Komentar

Popular Posts

Explore Jakarta: Museum Seni Rupa dan Keramik

Setelah kemaren gue udah keliling mengunjungi tempat ibadah yang ada di Jakarta, kali ini gue dan temen gue mengunjungi museum.   Museum apa hayoo... Ya, benar! Museum seni rupa dan keramik. Museum ini terletak di jalan. Pos Kota, RT.9/RW.2, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jakarta Barat, Jakarta 11110. Penasaran kan ngapain aja gue dan teman gue disini? Ini dia foto-fotonya...        Sekedar info, Museum Seni rupa dan keramik sudah ada sejak zaman pemerintahan Belanda lohh... dulunya gedung ini berfungsi sebagai   kantor pengadilan belanda... keren bukaan?? Didalam museum ini kita bisa melihat keramik-keramik dari kapal-kapal yang karam loh.. selain itu, di dalam museum ini juga terdapat kumpulan tembikar dari jaman majapahit, lukisan-lukisan, serta art exibition dimana karya-karya terbaik anak bangsa dipajang. Asik bukan?? Oh iya, tak hanya itu, kalian juga bisa dapet spot foto yang menarik yang bisa di upload ...

Explore Jakarta: Pura Aditya Jaya

Untuk jalan-jalan kali ini, gue berkesempatan untuk mengunjungi rumah-rumah ibadah yang ada di Jakarta.   Tempat-tempat ibadah yang gue kunjungi yaitu pura yang terletak di Rawamangun, Vihara, dan gereja katolik   yang terletak di kawasan pecinan, Glodok, dan terakhir, Masjid Istiqal yang terletak di Jakarta Pusat.   Gue start dari pagi sekitar jam setengah 8 dari Gereja gue yang terletak di Rawamangun. Tentunya, gue ga kesana sendirian tetapi dengan anak sekolah minggu gereja gue (yeay).   Sooo, destinasi pertama adalah pura Aditya Jaya, Rawamangun. Pura ini terletak di Jalan Daksinapati Raya, RT.11/RW.14, Rawamangun.   Penasaran kan ngapain aja kami disanaa ini dia foto-fotonyaa..... Foto dulu sebelum masuk kedalaamm..... Rombongan kami disambut oleh pengurus pura setempat Anak-Anak antusias mendengar penjelasan mengenai pura Sebelum masuk, pakai kain dulu yaaaa... Bapak menjelaskan apa saja yang terdapat di dalam pura ini ...

Explore Jakarta: Masjid Istiqal

  Destinasi berikutnya   yaitu Masjid Istiqal   yang terletak di Jakarta Pusat, tepatnya di Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710 . Disana kami dijelaskan sejarah dari Masjid   ini oleh seorang tour guide. Selain itu, kami diperbolehkan untuk berfoto-foto di masjid   ini. Penasaran kan?? Ini foto-fotonya...   Menurut penjelasan bapak tour guide (lupa namanya (haha)) istiqal berasal dari bahasa arab yang berarti merdeka. Masjid ini dibangun di atas lahan bekas runtuhan benteng belanda   dan masjid ini dibangun di era Soekarno. Pembangunan masjid ini bertepatan dengan 2 pembangunan besar lainnya yaitu tugu monas dan stadion gelora bung karno. Pembangunan masjid ini sempat terhenti selama 3 tahun dan dilanjutkan kembali di era presiden soeharto So, itulah kegiatan terakhir kami selama satu harian penuh ini... terimakasih sudah mengikuti kegiatan kami ...