Langsung ke konten utama

Belajar Meresensi Buku



wii... akhirnya setelah sekian lama tidak menulis (haha)... akhirnya bisa menulis lagi...
kali ini, gue pengen ngasih tau kalian buku yang bagus nih, apalagi yang suka banget foto pake kamera (haha) penasaran kan apa sih buku nya? ini diaaa....






Judul : Mengenal dan Menguasai Mobile Photography dengan Smartphone Android

Pengarang : id.andrography

Penerbit : PT Elex Media Koputindo

Tempat Terbit: Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Cetakan : Pertama, 26 Mei 2014

Ukuran : 15 X 23cm

Jumlah Halaman : 212 Halaman

ISBN : 978-602-022-585-2

Harga : Rp. 65.000,00 (berdasarkan Internet)


Kelebihan:

-          Terdapat pengenalan fotografi

-          Terdapat tips memotret dengan kamera ponsel android

-          Terdapat langkah-langkah untuk mengedit foto di beberapa aplikasi foto

-          Terdapat langkah-langkah untuk mengupload foto ke media sosial

-          Terdapat foto-foto

-          Buku ini berwarna

-          Terdapat galeri foto di akhir bab



Kekurangan:

-          Dalam membahas android dan jenis handphone, buku ini kurang memperbarui dan tidak memberitahu bahwa android dan handphone akan terus berinovasi.



Sebenarnya, buku ini bagus banget sih bagi kalian yang ingin mempelajari fotografi dan cara mengedit foto dengan berbagai aplikasi di android tapi sayangnya, pembahasan handphone dan pengenalan aplikasinya bisa dibilang agak kurang up-to-date. itu aja sih sebenarnya kekurangan dari buku ini. Overall semua bagus (menurut gue). Oh iya, kenapa di harga gue tulis menurut internet? karena waktu gue beli buku itu kebetulan lagi diskon jadi harganya cuman Rp 10.000 (haha).  Menurut gue buku ini recommended banget buat kalian yang baru mau belajar fotografi. 

Okee... itu aja dari gue, dan Selamat Membaca Buku!



Komentar

Popular Posts

Explore Jakarta: Museum Seni Rupa dan Keramik

Setelah kemaren gue udah keliling mengunjungi tempat ibadah yang ada di Jakarta, kali ini gue dan temen gue mengunjungi museum.   Museum apa hayoo... Ya, benar! Museum seni rupa dan keramik. Museum ini terletak di jalan. Pos Kota, RT.9/RW.2, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jakarta Barat, Jakarta 11110. Penasaran kan ngapain aja gue dan teman gue disini? Ini dia foto-fotonya...        Sekedar info, Museum Seni rupa dan keramik sudah ada sejak zaman pemerintahan Belanda lohh... dulunya gedung ini berfungsi sebagai   kantor pengadilan belanda... keren bukaan?? Didalam museum ini kita bisa melihat keramik-keramik dari kapal-kapal yang karam loh.. selain itu, di dalam museum ini juga terdapat kumpulan tembikar dari jaman majapahit, lukisan-lukisan, serta art exibition dimana karya-karya terbaik anak bangsa dipajang. Asik bukan?? Oh iya, tak hanya itu, kalian juga bisa dapet spot foto yang menarik yang bisa di upload ...

Explore Jakarta: Pura Aditya Jaya

Untuk jalan-jalan kali ini, gue berkesempatan untuk mengunjungi rumah-rumah ibadah yang ada di Jakarta.   Tempat-tempat ibadah yang gue kunjungi yaitu pura yang terletak di Rawamangun, Vihara, dan gereja katolik   yang terletak di kawasan pecinan, Glodok, dan terakhir, Masjid Istiqal yang terletak di Jakarta Pusat.   Gue start dari pagi sekitar jam setengah 8 dari Gereja gue yang terletak di Rawamangun. Tentunya, gue ga kesana sendirian tetapi dengan anak sekolah minggu gereja gue (yeay).   Sooo, destinasi pertama adalah pura Aditya Jaya, Rawamangun. Pura ini terletak di Jalan Daksinapati Raya, RT.11/RW.14, Rawamangun.   Penasaran kan ngapain aja kami disanaa ini dia foto-fotonyaa..... Foto dulu sebelum masuk kedalaamm..... Rombongan kami disambut oleh pengurus pura setempat Anak-Anak antusias mendengar penjelasan mengenai pura Sebelum masuk, pakai kain dulu yaaaa... Bapak menjelaskan apa saja yang terdapat di dalam pura ini ...

Explore Jakarta: Masjid Istiqal

  Destinasi berikutnya   yaitu Masjid Istiqal   yang terletak di Jakarta Pusat, tepatnya di Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710 . Disana kami dijelaskan sejarah dari Masjid   ini oleh seorang tour guide. Selain itu, kami diperbolehkan untuk berfoto-foto di masjid   ini. Penasaran kan?? Ini foto-fotonya...   Menurut penjelasan bapak tour guide (lupa namanya (haha)) istiqal berasal dari bahasa arab yang berarti merdeka. Masjid ini dibangun di atas lahan bekas runtuhan benteng belanda   dan masjid ini dibangun di era Soekarno. Pembangunan masjid ini bertepatan dengan 2 pembangunan besar lainnya yaitu tugu monas dan stadion gelora bung karno. Pembangunan masjid ini sempat terhenti selama 3 tahun dan dilanjutkan kembali di era presiden soeharto So, itulah kegiatan terakhir kami selama satu harian penuh ini... terimakasih sudah mengikuti kegiatan kami ...